Rabu, 28 Agustus 2013

Candi Ratu Boko



Seperti yang Saya tulis sebelumnya pada artikel Candi Prambanan, pembelian tiket masuk, untuk Paket wisata terusan (Prambanan dan Ratu Boko), ternyata sangat membantu, terutama untuk pengunjung yang datang dari luar pulau seperti Saya ini

Selain efisiensi waktu, ternyata dapat juga menghemat biaya, karena jika kita tidak membawa penunjuk jalan, untuk menuju ke lokasi Candi Boko ini ternyata tidak mudah, memasuki area perkampungan, jalannya berliku dan mendaki,  salah-salah kita dapat tersesat karena tempatnya yang terpencil diatas bukit




Didaerah Prambanan ini, selain Candi Loro Jonggrang, masih dapat ditemukan juga banyak bangunan candi lain yang berukuran kecil, dan tempatnya satu dengan yang lain tidak terlalu berjauhan
(Saya belum dapat menjelaskan, mengapa candi ini kebanyakan dibangun disekitar daerah prambanan?   
Saya hanya menduga, didaerah ini banyak dan mudah untuk menemukan bahan material pembuatan candi, 
Tersedia tenaga kerja yang bisa dibayar dengan upah dibawah standar UMR, he he yang ini hanya karangan Saya saja
Dan yang lebih masuk akal, Dahulunya disini merupakan pusat pemerintahan dari sebuah kerajaan besar)

Bis Mini yang membawa Saya dan beberapa pengunjung lainnya, meluncur membawa kami dari Prambanan menuju Candi Ratu Boko

Hanya butuh waktu sekitar 25 menit perjalanan untuk sampai ke candi ini, dan seperti di Prambanan kepada kami dipinjami sarung batik berwarna putih sebagai syarat untuk memasuki kompleks percandian

Candi Ratu Boko dibangun diatas sebuah bukit, bukit ini adalah sambungan  atau lanjutan dari pegunungan seribu

Bangunan Candi Ratu Boko tadinya adalah bangunan sebuah Keraton Istana, yang dibangun pada pertengahan abad ke 9 Masehi oleh Ratu Boko yang merupakan orang tua (Ayahanda) dari Puteri Loro Jonggrang  

Saya melangkahkan kaki melewati undakan yang menanjak untuk mencapai tembok Gerbang Utama Keraton Ratu Boko,  yang berjarak sekitar 500 Meter dari pintu masuk kompleks percandian




Ditemani oleh seorang guide cilik yang cantik,
Tadinya gadis kecil ini Saya mintai tolong untuk mengambil foto dari ponsel milik Saya, oleh karena adanya kemistri dan juga pengetahuannya tentang Candi Ratu Boko lumayan, kemudian ybs, Saya minta menjadi guide

“Namanya siapa?” kataku mengawali pembicaraan
“Nama Saya Ica, Om” jawabnya pendek
“Namamu pendek banget, mirip dengan nama sejenis es cream gitu” kataku sambil tersenyum geli
“Nama lengkap Saya Chandra wati, Biasa dipanggil Ica saja” Jawabnya lagi
“Iya deh, Om panggil Ica aja ya” kataku menutup pembicaraan dan mulai bertanya hal lainnya yang terkait dengan situs Candi Boko kepada gadis kecil ini

Sekitar satu jam lebih Saya berkeliling diarea Candi Ratu Boko, Haripun sudah semakin sore, sementara perjalanan Saya ke Jogya  masih lumayan jauh
Setelah mengucapkan terimakasih dan memberi sedikit uang kepada teman kecilku ini, kemudian Saya menyudahi kunjungan



 
Sekilas tentang Candi Ratu Boko
Situs Arkeologi  Ratu Boko berupa Keraton Kerajaan Mataram Kuno, dibangun oleh Bala Putera Dewa dari dinasty Syailendra yang beragama Budha pada pertengahan abad ke 9,  keraton ini digunakan juga sebagai benteng pertahanan dari serangan dan ancaman Rakai Pikatan

Keraton dibangun diatas bukit, dilahan seluas 250.000 M2, dengan ketinggian 200 Meter (DPL)

Dari sumber Prasasti yang dikeluarkan oleh Rakai Panangkaran tahun 746-784 Masehi, kawasan ini dulunya disebut Abhayagiri Wihara yang secara harfiah berarti Vihara tempat para Bhiksu, dibukit yang penuh kedamaian

Reruntuhan purbakala ini ditemukan oleh Van Boeck Holtz pada tahun 1790
Seabad kemudian FDK Bosch melakukan penelitian, dan hasil penelitiannya tersebut diberi judul Keraton Van Ratoe Boko, yang kemudian hari lebih dikenal dengan Keraton Ratu Boko




Oh Iya, Untuk pengetahuan saja, dan bisa juga untuk memudahkan mengatur jadwal kunjungan wisata bagi pengunjung luar pulau ataupun dari luar kota

Berikut ini adalah daftar Candi yang dapat dikunjungi didaerah prambanan, Diantaranya adalah,

Candi Lumbung , Bubrah, dan Candi Sewu, letaknya masih didalam kompleks Taman Candi Prambanan

Candi Plaosan, letaknya 1 Km kearah timur dari Candi Sewu

Candi Sojiwan, letaknya 2 Km kearah tenggara kompleks percandian Prambanan

Candi Banyunibo, letaknya 200 Meter disebelah tenggara Candi Boko

Candi Sari, letaknya 500 Meter masuk kearah utara, disisi kiri pada jalan Raya Jogya ke Solo

Candi Kalasan, letaknya beberapa puluh meter masuk kearah selatan,  pada sisi kanan Jalan Raya Jogya ke Solo

Candi Sambisari, letaknya 5,5 Km disebelah barat dari percandian Prambanan

Candi Boko, (Ratu Boko), letaknya 3 KM, disebelah selatan percandian Prambanan




Karena keterbatasan waktu, tidak semua bangunan candi pada daftar diatas dapat Saya datangi, tetapi jika ada kesempatan lain, Saya masih berminat untuk mengunjungi seluruh candi-candi yang terdapat di Prambanan

Artikel lain mengenai candi,  Candi Prambanan

Posting Komentar